Showing posts with label kuliner. Show all posts
Showing posts with label kuliner. Show all posts

Monday, 22 December 2008

Berkelahi dg Kepiting di Mang Engking

Bosen dengan makanan sehari-hari, sekali-kali makan enak kek-nya boleh lah. Saya menawarkan ke istri utk jambon resto yang ada flying fog-nya. Tapi, kata istri: udang & madu nya lebih terasa enak yang di mang engking. so, kami putuskan untuk makan di mang engking. Sesampainya disana, kami memilih gubug yang model lesehan tetapi kaki tetep seperti duduk seperti di kursi. Kami memesan udang bakar madu 1/2 kg, dan mencoba kepiting asam manis 1/2 kg, es cincau.

Untuk dapat memakan daging kepiting, saya harus berkelahi melawan kerasnya kulit si kepiting. Menggigiti kulit kepiting tanpa alat bantu sampai dagingnya berhasil dikeluar. Bagaimana tidak berkelahi, kulitnya keras semua je. fyuf... rasanya capek neh gigi, makan 1/4 kg. kalo 1/2 kg kumakan sendiri, rasanya pasti pegel dan bosen kali ya.

Sebenernya makan model begini neh, yang sebenernya aku gak demen. Susah kenyangnya. Bayangpun makan sesuap nasi, trus harus ngumpulin daging yg tersembunyi di dalam kulit si kepiting; dan 2 menit kemudian, baru melahap sesuap nasi lagi.

anyways, alhamdulillah dah diberi rejeki makan enak. semoga bisa terus berlanjut. amien.

Wednesday, 10 December 2008

Catatan perjalanan Jogja - Bojonegoro - Lamongan

Berikut catatan terkait tempat makan, penginapan, dan tempat sholat sepanjang jalan dari jogja ke lamongan. Data-data ini bisa digunakan sebagai tempat alternatif ketika melakukan perjalanan tersebut, karena berdasarkan pengalaman pribadi, saya meraka bosen juga makan di tempat yang itu-itu ajah.

Tempat makan
* kartosuro
** soto babat: mangkuknya kecil (spt soto kudus); kiri jalan.
* sragen
** ayam bakar bandung: rumah makan lesehan dan bawahnya ada kolam ikan; jika pesan ikan nunggu-nya lama; fav: ayam bakar, sayur asem; kanan jalan.
** soto pinggir jalan: kanan jalan.
* ngawi
** duta (duta pertama): rumah makan-nya bus Eka; fav: soto nasi pisah, soda gembira; kiri jalan.
* caruban
** rm padang mentari pagi: rumah makan-nya bus Akas; fav: nasi soto, soda gembira.
** mbok darmi: fav: pecel; kiri jalan
** rm padang sederhana: kiri jalan
* kertosono
** rawon: kanan jalan


Tempat sholat dan istirahat
* solo
** masjid RS Islam: kiri jalan
* mlantingan
** : kiri jalan
** mesjid gontor: kanan jalan
* caruban:
** rm. mentari pagi

Penginapan:
* ngawi
** hotel sukowati: sepertinya hotel paling bersih di ngawi, kiri jalan.

Monday, 6 October 2008

Sego Abang - Barat Jembatan Jirak Semanu

Minggu (Lebaran H+4) saya ngikut sodara ke Gunung Kidul, yang salah satu agendanya makan Sego Abang atau Nasi Merah. Rute perjalanan menuju tkp dapat ditempuh dengan mengikuti jalan arah wonosari kota dan terus lurus saja, lewat Playen menuju Semanu. Jika benar kita akan menemui jalan turunan yang diikuti dengan jembatan. Jika kita telah melewati jembatan berarti sudah keblandang, krn warung Sego Abang ini terletak di sebelum (dr arah Jogja) jembatan Jirak Semanu dan di sebrang jalan (dr arah Jogja). Ketika kami sampai disana, sudah terlihat banyak mobil yang parkir di depan warung yang terlihat cukup sederhana dengan kain bertuliskan Rumah Makan Lesehan Pari Gogo - Barat Jembatan Jirak Semanu. Di dalam, kita bisa memilih tempat makan yang dimodel lesehan panggung walaupun tersedia model meja dengan kursi.

Masuk warung langsung cari tempat duduk, jangan kaget kalo disana selalu rame. Panggil pelayan untuk membersihkan bekas makan orang dan sekalian pesan minum. Menu akan dihidangkan (spt di rm padang) oleh para pelayan yang jumlahnya hanya empat orang. Menu yang disajikan meliputi sego abang (nasi merah) yg disajikan dalam ceting, sayur tempe lombok, ikan wader goreng, belalang goreng, baceman iso babat, baceman daging, sayur godhong telo, trancam, sambel di cobek kecil. Untuk minuman teh panas disajikan dalam poci keramik tetapi untuk yang lain di gelas biasa. Semua minuman menggunakan gula batu.

Tips
  • Cari tempat lesehan deket dengan kasir, biar kalo butuh apa2 bisa tinggal panggil or langsung teriak (kita gak bisa berharap dilayani tp kita harus proaktif)
  • Jangan lupa pesan nasi merahnya yang panas/anget biar lebih enak.
  • Tanyakan: '1 ceting nasi bisa utk brp orang', dan kalo masih dirasa kurang beli lagi.
  • Lauk yang potongan (daging, babat, dll.), usahakan habiskan 1 piring dulu karena itungannya per piring. tp kalo wader tergantung yang kita makan (kita makan setengah ya ntar akan dihargai setengah lebih dikit)
  • Silahkan coba menu: nasi merah anget, sayur tempe lombok, belalang goreng, wader goreng dan baceman iso babat.
  • Gunakan basa jawa agar tidak terlalu seperti turis, krn ada yang bilang harganya tergantung orang yang beli. Tapi puas deh krn rasanya enak.

Wednesday, 24 September 2008

Jalan ke Palembang - Sept 2008

hari I: Senin 15.09.2008,
Sekitar pk 14, kami tiba di bandara Sultan Mahmud Badarudin II - Palembang setelah menempuh perjalanan lebih kurang 60 menit: jakarta-palembang. Bandaranya masih kelihatan bersih (masih baru kali ya). Dari bandara langsung ke tempat client dan setelah itu baru kami ke penginapan. Kami menginap di Hotel Limas -, lumayan deket ke tempat beli oleh2 spt krupuk ikan (sebarang merk) dan 1 km dari PIM. Kek nya bisa langganan disitu. tarif bawah rp. 165rb. Kami ditraktir buka puasa di restoran Musi River Side (River Side Resto) yang didesain menyerupai kapal di pinggiran sungai dan sekaligus bisa menikmati keindahan Jembatan Ampera. Menu yang kami coba Ikan Pindang Patin dg kuah (rasanya manis, asin, pedas dan agak asam), Udang Satang (sebutan udang galah di Sumsel), sayur dan ada free kolak dan kurma. Habis itu kami diajak keliling kota palembang: jembatan ampera, daerah hulu, danau buatan yg th 2004 digunakan utk PON.

hari II: Selasa 16.09.2008
Hari ini kami tidak ada yang menjamu so harus buat agenda sendiri. Sekitar satu km dr penginapan ada mall PIM so kami cari makan disitu saja sekalian survey warung utk sahur besok serta blanja konsumsi sbg teman kerja malem. Hal baru yang kutemui di PIM adalah swalayan Ace hardware, maklum di kampung ku gak ada. PIM termasuk sepi, masih ada beberapa yg belum buka. dr PIM kami pindah ke sebrang, beli Pempek Pak Raden buat camilan.

hari III: Rabu 17.09.2008
Hari ini kami kembali dijamu makan gratis ke sate kambing Pak Pardi (khas Pati) di Jl. dr. M. Isa. Menu saya sate kambing dan gule, hikz lupa ngomong gak pake cabe. Sate kambing khas pati tuh pasti 10 tusuk, jd kuenyang poll. Habis makan kami diajak ke kantornya, dan ngeliat SAP. Ternyata SAP mainnya di additional function juga alias custome, tp fungsionalitas defaultnya tetap ada. SAP yg diimplementasiin disitu online langsung ke server di jkt. Setelah bosen ngobrol, trus kami diajak minum bandrek Ojo Lali (warung tenda) di Jl. Sudirman. Anget....

hari IV: Kamis 18.09.2008
Hari ini kami berbuka puasa sendiri, kami jalan ke IP yg jaraknya tidak sampe 1 km dr penginapan. disana spt pasar ajah, trus makan di KFC. Nikmatnya bisa minum cola, mak nyess...

hari V: Jumat 19.09.2008
Siang kami bisa pulang dr Palembang. Kami beli oleh2 pempek Pak Raden, pempeknya dah dibekukan shg bisa tahan maks. 2 hr di perjalanan - harga paling murah rp.60rb. Selain itu beli krupuk ikan. Di bandara baru tahu kalo kebanyakan org pada belinya: pempek Candy. tapi ya piye meneh....